Senin, 30 November 2015

Gejala Asma

A. Gejala Penyakit Asma


Asma memiliki tanda dan gejala mulai dari yang ringan sampai yang parah, dan bervariasi pada setiap orang. Anda mungkin memiliki gejala asma seperti napas yang berat secara rutin, dengan terkadang mengalami serangan asma. Di antara serangan asma tersebut anda mungkin akan merasa normal dan tidak memiliki masalah pernapasan. Atau, anda mungkin memiliki tanda dan gejala seperti batuk dan napas berat sepanjang waktu atau memiliki gejala primer pada malam hari, atau hanya saat berolahraga.

Tanda dan gejala asma antara lain:
  • Napas pendek
  • Pengetatan pada otot dada atau rasa sakit pada dada
  • Sulit tidur karena napas pendek, batuk atau napas sengau
  • Suara sengau atau siulan ketika bernapas
  • Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pilek dan flu

Tanda penyakit asma kronis antara lain:
  • Bertambahnya tingkat keparahan dan frekuensi dari tanda dan gejala asma
  • Turunnya rata-rata maksimum aliran napas yang diukur oleh peak flow meter, peralatan sederhana yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru anda bekerja
  • Meningkatnya kebutuhan untuk menggunakan bronchodilator – pengobatan yang membuka jalan napas dengan mengistirahatkan otot-otot saluran pernapasan

Berkerja sama dengan dokter anda untuk menentukan kapan anda membutuhkan penambahan obat atau mengambil langkah lain untuk merawat gejala asma yang memburuk dan membuat asma anda untuk dapat dikontrol kembali. Jika asma anda tetap memburuk, anda mungkin butuh perawatan Unit Gawat Darurat. Dokter anda dapat membantu mengajarkan anda untuk mengenali tanda-tanda dan gejala darurat jadi anda akan mengetahui kapan memerlukan bantuan.
Asma merupakan salah satu kondisi kesehatan yang umum terjadi.
Asma membuat paru-paru tidak dapat menyerap oksigen secara optimal.
Ini akan menyebabkan sel-sel di seluruh tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen yang dibutuhkan.
Meskipun ada banyak pilihan terapi untuk asma seperti Albuterol dan nebulizer, namun sebenarnya penyakit ini tidak dapat benar-benar disembuhkan.
Itu sebab, penting untuk mendiagnosa secara dini gejala-gejala asma. Dengan diagnosa dini, perawatan yang sesuai akan segera dapat dilakukan sehingga mengurangi akibat buruk lebih jauh.
Berikut adalah 10 gejala asma yang paling umum ditemukan:
1. Kesulitan bernapas yang disebabkan sesak napas atau napas yang sering terengah-engah. Gejala ini menjadi penanda asma yang paling umum.
2. Sering batuk. Batuk bisa menjadi tanda adanya sesuatu yang salah pada paru-paru atau saluran pernapasan.
3. Mengi
4. Dada terasa sesak. Kondisi ini menunjukkan bahwa paru-paru berada di bawah tekanan dan sebagai akibatnya timbul rasa sakit konstan yang terjadi di daerah tersebut.
5. Perasaan lelah dan lesu. Kedua hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat cukup oksigen yang didistribusikan ke tubuh oleh paru-paru.
6. Cepat lelah ketika melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.
7. Susah tidur. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh terasa lesu keesokan harinya.
8. Lebih sensitif terhadap alergi.
9. Pembacaan rendah bila diperiksa menggunakan peak flow meter. Peak flow meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur fungsi paru-paru dan untuk menentukan apakah paru-paru bekerja di tingkat normal dalam memanfaatkan oksigen.
10. Ketidakmampuan untuk terlibat dalam aktivitas fisik yang panjang tanpa mengalami masalah pernapasan.
Daftar di atas hanya menunjukkan gejala paling umum yang mungkin berkaitan dengan asma.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar